AKU DIMANJAKAN (atau DIBOHONGI?)

Assalamualaikum sobat…

Ane mau curcoll nih, alias curahan hati sang pemimpi? Boleh ya? :). Curcollan bahwa selama ini ternyata saya, anda dan kebanyakan dari kita-kita TERNYATA terlalu dimanjakan oleh system dan atau technology, atau lebih sadisnya kita DIBOHONGI. Sayangnya saya, anda dan kita semua (saking dimanjakannya) menyebabkan kitanya TIDAK MENYADARI. Atau mungkin sadar namun TIDAK KUASA untuk mengelak. Pasrah aja meski pahiit.

Di bohongin bagaimana??? Ntar ane jelasin.. 🙂

Lamaaaa sudah saya mengamati, dan memang salah satu hobbi saya adalah ngamatin sesuatu. Apalagi selepas RESIGN sehingga punya waktu luang lebih banyak dari biasanya. Apaa saja saya amatin. Terkesan kurang kerjaan sih? Tapi gimana lagi.. Sudah jadi hobbi.. hehe 🙂

Saya mengamati “kenapa ya, mayoritas rakyat Indonesia itu MISKIN” (mohon maaf nih, agak nyelekit). Hanya segelintir saja mereka yang KAYA RAYA dan semakin kaya. Ternyata setelah sekian lama ngamatin saya menarik sebuah kesimpulan bahwa TERNYATA RAKYAT SELAMA INI HANYA MENJADI SAPI PERAH SYSTEM dalam TECHNOLOGY. Pantesan miskin, sebab hanya menjadi pelayan/ budak system. Hiiii 🙂

Contoh sederhana System Perusahaan Kapitalis: 99% orang yang bekerja di perusahaan HANYA MENGUNTUNGKAN pemilik system yakni OWNER, misalnya. Karyawan memang digaji, ada yang gajinya besar menurut kita, namun mayoritas gaji rata-rata. Yang katanya gajinya besarpun sebenarnya tidak sebanding dengan GAYA HIDUP. Gaji besar selalu saja habis bahkan kurang. Sebab ane pernah ngalamin GAJI BESAR, lebih besar dari ente.. hehe :). Sumbooongg… 🙂

Mereka (karyawan) tidak bisa mengelak system kecuali hanya tunduk. Mohon maaf nih, bukan berarti mengerdilkan siapapun, tetapi cubalah untuk berpikir jernih, sebenarnya KITA yang BODOH apa MEREKA yang terlalu PINTER?? Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan, malahan kebanyakan punya tanggungan dan hutang seumur hidup. Sampai kapan? Percayalah sebagian besar sampai Almarhum.. hadeh…

Terus kita “TEGA-TEGANYA” mendebat malaikat saat ditanya, “Kenapa hidupmu miskin? Dimana letak kebebasan MANUSIA-mu?”. Lalu kita entengnya menjawab, “Saya kerja Bos, dan saya niati IBADAH. Saya bersyukur meski seumur hidup dalam KETIAK SYSTEM KAPITALIS, yang penting bisa makan”

IBADAH dengkulmu…. hehe. GARA-GARA kita nih, mayoritas rakyat terzalimi, MISKIN seumur hidup. Sebab kita tidak mau berpikir (ikut memikirkan ummat), tidak mau muhasabah atau tafakur. Yang dipikir hanya diri kita sendiri sementara tetangga kita KELAPARAN. Itu salah kita bos.. Salah kita…

Sekali lagi ini kesimpulan saya, mohon maaf kalau tidak sependapat. Boleh2 saja kok. Yang tidak boleh itu berantem sebab berbeda pendapat..  Okay?

Berikut gambaran SYSTEM yang MEMERAS mayoritas RAKYAT kita dan menguntungkan para KAPITALIS (sang pemilik modal), yang membuat saya TERHENYAK seiring dengan menjeritnya hati. Menangis tetapi tidak bisa melakukan apa-apa

kapitalis-copy

Silahkan lihat gambar diatas kemudian cobalah untuk menilai. Sebab gambaran diatas sifatnya GLOBAL dimana masing2 kita berbeda-beda penafsiran. Tetapi apapun penafsiran anda tetap mengerucut pada satu kesimpulan bahwa SYSTEM KAPITALIS itu tidak mengedepankan keadilan.

 

BAGAIMANA SOLUSINYA..????

Lalu bagaimana solusinya? Itu dia, mari disela-sela kesibukan kita sama-sama berpikir dalam skala pemikiran yang lebih luas/ global. Sebab saya sendiri juga masih bingung.. 🙂 Ayuk bantu kita memikirkan ummat, memikirkan rakyat. Supaya paling tidak saat kita almarhum, punya jawaban yang meyakinkan MALAIKAT, sehingga tidak 100% disalahkan.. hehe 🙂

But………..

Setelah saya berpikir keras sekian lama akhirnya menemukan sebuah IDE. Sebuah ide supaya segala KEKAYAAN bisa terdistribusi secara adil dan merata ke seluruh penduduk dunia. Yaitu SYSTEM dilawan dengan SYSTEM.

Kalau system kapitalis yang selama ini masih exist hanya menguntungkan OWNER, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, maka lawannya adalah SYSTEM panggul BARENG-BARENG/ berjamaah. Istilah lainnya SYSTEM GOTONG ROYONG atau SYSTEM EKONOMI KERAKYATAN.

gotong-royong3-copy

Maksudnya begini….

Kita bikin PERUSAHAAN, modalnya bareng-bareng, menjalankan roda perusahaan juga bareng-bareng. Rugi tanggung bareng2, untung juga dinikmati bareng2. Paham ya? Meski perusahan rugi, kita ruginya juga nggak banyak2 amat, sebab modal perusahaan dikumpulkan berjamaah. Lain halnya dengan system KAPITALIS dimana modalnya dari segelintir orang, pun dengan keuntungan yang menikmati juga segelintir orang tersebut.

Bagaimana kalau perusahaan GOTONG ROYONG INI untung besar? Kalau demikian maka yang menikmati keuntungan SEUMUR HIDUP adalah RAKYAT/ UMMAT yang ikut urunan. Seumur hidup dan bahkan bisa diwariskan anak cucu lho ya? Apalagi perusahaan RAKYAT ada 100 atau 1.000 perusahaan atau malah lebih. Wiiiih bakal terjadi jaman KEMAKMURAN. Rakyat bergembira ria sebab KEMAKMURAN menyebar secara merata ke segenap penjuru. Insya Allah hal itu akan terjadi pada masanya.

Anda, keluarga anda dan anak cucu anda adalah bagian dari orang-orang yang merasakan kemakmuran melimpah ruah tersebut sebab sudah memilih keputusan yang tepat saat ini.

kemakmuran-copy

Jika sobat setuju dengan opini saya silahkan LANJUT ke curcollan menarik berikutnya. KLIK DISINI