TERNYATA SAYA DIMANFAATKAN

Chat Whatsapp

Lanjut yuuk?? 🙂

Pada curcollan atau curhatan pertama saya mengamati bahwa kita DIMANJAKAN (baca: dibohongi) oleh system namun kita tidak sadar, atau sadar namun tidak punya KEKUATAN untuk melawan, kecuali hanya tunduk dan patuh. Begitulah, meski nyelekit namun FAKTANYA begitu.. 🙂

Pada sesi ini kalau boleh saya mau Curcoll lebih spesifik lagi, yaitu TERNYATA KITA DIMANFAATKAN oleh system dan atau technology. Apa yang dimanfaatkan? Mereka memanfaatkan KEBUTUHAN kita, untuk kemudian merubahnya menjadi pundi-pundi uang yang jumlahnya tak terhingga. Siapa yang MEMANFAATKAN kebutuhan kita? Siapa lagi kalau bukan system, sedang yang punya system sekali lagi yang punya duit atau KAPITALIS. TRAGISNYA LAGI (kalau sobat cerdasan dikit 🙂 ) banyak MBAHNYA Kapitalis ternyata ASING. Artinya Trilyunan Rupiah dikeruk dari negara kita dan dibawa ke luar pergi. Emang enak..??? hehe 🙂

kapitalis2-copy

System memanfaatkan KEBUTUHAN apa saja? Semuanya tak terkecuali dari kebutuhan pokok sampai yang nggak pokok, dari yang penting sampai yang nggak penting. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, misalnya

  1. Makan dan minum di rumah, di warung padang, direstoran atau dimanapun

  2. Belanja ini dan itu, misalnya belanja baju, tas, sembako, mobil dll

  3. Transaksi WAJIB bulanan seperti bayar pulsa, bayar listrik, bayar air dll

Anda mau nggak mau tergeret SYSTEM dan tidak bisa mengelak, saya juga.. hehe :). Kita DIMANJAKAN oleh layanan SYSTEM yang luar biasa. Misalnya makan minum di kafe, belanja di mall, atau belanja online, transaksi uang dengan satu aplikasi, atau beli pulsa di konter, bayar listrik di loket dll. Itu semua adalah KEBUTUHAN kita yang dimanfaatkan oleh orang2 yang pintar, untuk kemudian merubahnya menjadi TRILYUNAN keuntungan. Buat siapa? Tentu saja sekali lagi bukan buat kita. Kitanya hanya bisa gigit jari.. 🙂

Dari mana TRILYUNAN keuntungan yang direguk oleh segelintir orang tersebut? Dari FEE BASE TRANSACTION, atau UANG ADMIN. Jadi supaya mudah memahaminya begini, setiap ada perpindahan uang dan atau barang melalui sebuah technology atau system PASTI ada uang adminnya.

Beli garam, sembako sampai beli pesawat dan beli pulau ada uang adminnya. Beli pulsa sampai beli tiket kereta ada uang adminnya. Semua ada FEE BASE TRANSACTION. Bayangin aja berapa milyard jumlah transaksi perharinya di Indonesia atau di dunia? Saya tidak bisa ngitung sebab kalkulatorpun saya jamin tidak bisa ngitung juga alias error. hehe 🙂

Uang admin yang kelihatannya kecil (ratusan rupiah sampai ribuan) ternyata kalau dikumpulin sebulan bisa mencapai RATUSAN TRILYUN (konon lebih dari 350 trilyun/bulan). Untuk data yang lebih valid silahkan bisa ditanyakan ke BI, Insya Allah malah lebih gede dari 350 T. Ini di negara kita saja, belum lagi di negara lain. Widiiihhh… Itu duit semua, bukan daun, yang dinikmati oleh segelintir orang saja.. Wow.

Berikut ini saya iseng-iseng tanya mbah google.. Ini dia hasilnya

trilyunan-bisnis-transaksi-copy

Padahal kalau 350.000.000.000.000 (350 T) FEE BASE TRANSAKSI tadi dibagi2 kepada 10 juta rakyat indonesia maka setiap bulan kita bisa PANEN uang 35.000.000 (35 juta) belum termasuk E-Commerce. Bisa super kaya raya kita.. Tapi Ngimpii kali ya? hehe, nggak papa ngomong dulu aja, ngimpi dulu. Namanya juga curcoll sang pemimpi..

Sadar nggak? Apakah sudah bisa membuka paradigma anda? Ngeh apa belum? Makanya sekali-kali buka wawasan kita semua. Belajar biar ngerti, biar SADAR.. hehe 🙂

Chat Whatsapp

 

KITA HARUS BERGERAK

Kalau sudah sadar, saatnya kita berpikir kemudian bergerak. Sudah saatnya kita (saya, anda dan seluruh rakyat Indonesia) tidak hanya dimanjakan sebagai KONSUMEN saja, namun sekaligus sebagai PEMILIK BISNIS. Sudah saatnya kita minta jatah/ bagian dari triyunan KUE TRANSAKSI dan E-Commerce tersebut. Saatnya adalah sekarang bukan nanti.. Khan kita yang transaksi kemudian memberikan keuntungan kepada mereka, kenapa tidak di bagi??

“Wokeeh, ayo kita demo besar-besaran dan minta jatah”

Bukan begitu caranya sob.. Kita harus bergerak dan menciptakan system yang menempatkan KITA sebagai KONSUMEN sekaligus mendapatkan sebagian uang TRANSAKSI. Sekali lagi kita harus menciptakan SYSTEM yang didasarkan kepada SYSTEM GOTONG ROYONG/ berjamaah atau Ekonomi Kerakyatan.

“Waduh makin pusing saya bro, nggak bisa saya buat system”

Lagian siapa yang suruh ente bikin system? Emang mampu? Kita cukup mengikuti SYSTEM yang sebelumnya sudah ada dan sudah diciptakan oleh orang/ sosok yang JUJUR dan AMANAH dan dikawal oleh para PAKAR yang juga AMANAH, Insya Allah.

“Siaap.. System yang mana Mas?”

Makanya antum sampai ditulisan ini, sebab kami hendak memberitahu sebuah system yang menjadikan kita KONSUMEN, dimanjakan dengan segala fitur dan fasilitas didalamnya, sekaligus kita diajak sebagai OWNER. Maksudnya adalah selain kita mendapatkan kemudahan transaksi, komisi, cashback, reward juga mendapatkan berbagai benefit lainnya yang Insya Allah nilainya lebih dari sekedar uang.

gajian-paytren-copy

Kalau sobat masih mau mengikuti curcollan saya, kita lanjut di bagian INTI. Silahkan KLIK DISINI.

Chat Whatsapp